Skip to main content

Posts

Lauk Sahur Andalan Di Penghujung Ramadhan

Hai Teman, apa kabarmu? Puasanya masih lancar jaya dong yaa? Btw udah berapa hari "bolongnya" nih? Kalo saya empat hari euy. Alhamdulillah hari ini udah mulai puasa lagi setelah empat hari sejak sabtu sampai selasa istirahat, hehehe
Oh iya, ngomong-ngomong tentang ramadhan, sedih banget deh karena sebentar lagi bulan penuh ampunan ini akan pergi meninggalkan kita semua. Harapan saya semoga tahun depan kita semua masih diberi kesempatan untuk bertemu bulan istimewa ini lagi, amiiin.
Baca Juga: Kenangan Tak Terlupakan Saat Mudik
Ramadhan kali ini terasa agak berbeda dengan ramadhan tahun lalu. Kok bisa? Tahun lalu saya terbilang cukup rajin masak baik untuk berbuka maupun untuk sahur (walau menunya tetap sederhana, sih). Ramadhan kali ini entah mengapa mood saya untuk masak sering datang dan pergi sesuka hati.
Apalagi udah menjelang akhir ramadhan seperti ini, mood saya untuk masak itu semakin jauh dari harapan. Kalo gak lapar mungkin saya udah malas banget masak, makanya kada…

Kenangan Tak Terlupakan Saat Mudik Menggunakan Kapal Laut

Tak terasa yaa, sebentar lagi ramadhan akan pergi meninggalkan kita dan lebaran tinggal menghitung hari saja. Sumpah, menyadari hal ini hatiku tiba-tiba sedih dan mataku berkaca-kaca euy. Beragam pertanyaan terlintas di pikiran; sudah maksimalkah ibadah saya di ramadhan kali ini? Benarkah saya sudah sebenar-benarnya ikhlas beribadah? Bagaimana bila ini adalah ramadhan terakhir saya? Sudah cukupkah bekal yang akan saya bawa nanti? Huhuhu #LaluMewek

Di saat-saat terakhir ramadhan seperti ini, ada beberapa hal yang biasanya identik dilakukan oleh orang-orang, diantaranya itikaf di masjid demi mendapatkan malam lailatulqadar, berburu baju lebaran di online shop atau pusat perbelanjaan, sibuk membuat kue kering, merapikan dan mengecat rumah agar terlihat lebih bersih di hari nan fitri dan masih ada satu hal lagi yang umumnya dilakukan oleh perantau dan anak kuliahan (kampusnya jauh dari kampung halaman), tak lain dan tak bukan yaitu: MUDIK.

Ngomong-ngomong tentang mudik, kebetulan …

Jika Berkunjung Ke Tasikmalaya, Saya Ingin Mencoba 5 Kuliner Khas Ini

Beberapa waktu lalu, beberapa kali saya menuliskan keinginan saya untuk piknik ke beberapa kota yang terkenal dengan wisata alam dan budayanya seperti Bali, Jogja dan Makassar. Saya lupa, ternyata selain kota-kota yang saya tuliskan itu masih ada kota lain yang tak kalah layak untuk dikunjungi dan dinikmati pesona alam juga kulinernya, salah satunya adalah Tasikmalaya.

Tasikmalaya adalah sebuah kota di Jawa Barat yang terkenal dengan sebutan kota seribu pesantren. Kota asal pebulutangkis Susi Susanti ini tak hanya terkenal karena santrinya, tapi juga kulinernya yang memanjakan lidah.

Untuk menuju Tasikmalaya, kita bisa menggunakan sarana transportasi bus, misalnya saja bus Primajasa. Fyi, fasilitas yang diberikan bus Primajasa ini cukup lengkap lho, mereka menyediakan tiga pilihan kelas yang bisa dipilih oleh calon penumpang mulai dari kelas ekonomi, ekonomi AC, dan juga kelas eksekutif. Dan yang menyenangkan, tiket bus Primajasa ini sekarang bisa dibeli online di aplikasi Traveloka.

Merawat Rambut Rusak Dengan Emeron Complete Hair Care

Alkisah, lima belas tahun silam hiduplah seorang gadis belia yang duduk di bangku kelas 3 sebuah SMA Negeri di salah satu kecamatan di Kabupaten Buton. Tak seperti teman-temannya yang ceria, ia justru terlihat murung dan sedih. Apakah gerangan penyebab awan hitam di wajah gadis belia tersebut? Bukan, bukan karena nilainya di sekolah bermasalah, bukan pula karena patah hati lantaran ditinggal orang tercinta, tak lain karena ia sedang stres memikirkan rambutnya yang sudah berbulan-bulan rontok.
Di rumahnya, tak terhitung banyaknya helai rambut yang berceceran di lantai. Di bantal saat bangun tidur, di bawah ranjangnya, di sisir, di kamar mandi, di ruang tv, di teras. Kata kasarnya, di hampir semua sudut rumah pasti ada ceceran rambut rontok si gadis belia. Bahkan saking parahnya, di bawah kursinya di sekolah kerap terlihat beberapa helai rambut miliknya. Ia merasa ceceran rambut rontok itu bagai bayangan yang selalu mengikuti kemana ia pergi.

Liburan Sambil Nostalgia

Hari Senin kemarin, sebelum ke kantor, terlebih dahulu saya mengantar anak saya, Wahyu, ke sekolah. Saat tiba di sekolah, saya kaget banget melihat pintu pagar sekolahnya tertutup. Setelah bertanya pada beberapa orang yang lewat, barulah saya tahu ternyata hari itu siswa kelas satu sampai kelas lima Madrasah Ibtidaiyah diliburkan karena anak kelas enam sedang menjalani ujian. Duh, maafkan mamamu yang bahkan tak tahu hal seperti ini, Nak. :(
Dengan wajah tersipu saya tertunduk malu. Saya baru sadar, dan ahaaa saya juga baru ingat kalau ternyata pada bulan April seperti ini siswa-siswi sekolah memang sedang sibuk-sibuknya mengikuti ujian nasional. Yang sekolah dasar bersiap mengikuti ujian agar bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMP, yang SMP ke SMA, pun yang SMA ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu Perguruan Tinggi.
Mendengar kata ujian, tiba-tiba ingatan saya melayang pada masa-masa kuliah beberapa tahun lalu dan entah kenapa kenangan indah bersama teman-teman saat ngekost dul…