Posts

Bali, Tempat Liburan Impian

Image
Minggu lalu atasan saya baru pulang dari Bali. Tiga hari lamanya beliau ada di Bali dalam rangka menghadiri meeting tahunan bersama kepala cabang kantor lain dari seluruh Indonesia. Alhamdulillah, saat pulang beliau tak lupa membawakan oleh-oleh khas Bali untuk kami semua, hihihi.
Kepergian atasan saya ke Bali tersebut mau tak mau membangkitkan keinginan saya yang sudah lama terpendam untuk liburan ke Bali kembali meluap-luap. Memang sudah sejak lama saya memimpikan menginjakkan kaki di pulau Dewata ini. Bila dihitung-hitung, mimpi itu sudah ada sejak tahun 2007 lalu namun sayangnya hingga tahun 2018 ini belum terwujud juga, hiks :(

Menu Sarapan Praktis & Sederhana Ala Saya

Image
Masak? Jujur saja itu bukanlah keahlian saya. Sejak gadis belia hingga sekarang sudah menikah dan menjadi seorang ibu saya masih terbilang amatir dalam melakukan kegiatan yang kata teman-teman sangat menyenangkan ini.
Saat remaja saya memang jarang atau hampir gak pernah terjun ke dapur. Tugas masak makanan kami sekeluarga dipegang oleh mama. Bila mama sedang ke rumah nenek, maka papa yang akan mengambil alih tugas itu, menyiapkan makanan untuk anak-anaknya, saya hanya kebagian tugas cuci piring dan nyapu lantai saja.

Dementor

Image
Beberapa jam lalu saat suasana hati sedang berbunga-bunga, tiba-tiba saya mendapat kabar buruk yang sukses menghapus warna-warni di hati dan pikiran saya menjadi awan kelabu. Apa pasal? Saya mendapat kabar yang sangat menakutkan. Saat sedang asyik bersenandung sambil melipat pakaian, sebuah pesan di whatsapp yang berasal dari adik saya masuk "Or, saya lihat ada tikus got masuk ke kamarmu". Fyi, saat ini saya sedang di Lakudo sedangkan kamar yang kemasukan tikus adalah kamar di Bau-Bau.

Pesan itu seketika membuat saya takut dan panik. Oh Tuhan, bagaimana bisa binatang kotor itu masuk ke kamar saya? Tikus yang ukurannya kecil saja sudah membuat saya panik dan stres apatah lagi yang ukurannya sebesar kucing ABG itu, huhuhu :(

Kisah Saya, Dahlia, Anyang-anyangan & Prive Uri-cran

Image
Beberapa waktu lalu, pada pukul sebelas malam, saat saya hendak bersiap-siap merebahkan diri di pembaringan tiba-tiba ponsel saya berdering. Di layar ponsel muncul nama sahabat (sebut saja Dahlia) yang tinggal di luar kota. Segera saya angkat teleponnya. Dari suaranya yang tertahan, saya tahu ia sedang menangis dan menahan sakit.
Saya bertanya, apa yang terjadi padanya. Mengapa ia menelepon selarut ini? Suaranya bergetar saat menjawab "pipis saya berdarah, Ra". Lantas ia mulai bercerita bahwa sudah setengah jam lamanya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ia takut karena setiap kali buang air kecil selalu disertai dengan rasa sakit dan perih, urine yang keluar juga hanya sedikit tidak selancar biasanya. Puncak ketakutannya hingga memutuskan menelepon saya selarut itu adalah saat ia menyadari urinenya bercampur darah.