Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

Ketika Anakku Terserang Demam

Bertahun silam, saat masih duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, saya sering banget terserang sakit kepala. Entah mengapa saya begitu mudah terserang penyakit yang sangat mengganggu ini.
Ketika pulang sekolah tidak mengenakan topi atau payung, sakit kepala pasti akan datang menyerang. Berjalan di bawah gerimis atau hujan, sakit kepala datang lagi. Menghirup debu sedikit saja pasti bersin-bersin yang akhirnya ditutup dengan flu dan sakit kelapa. Ya, semudah itu saya terkena sakit kepala :(

Test Pack Itu Bergaris Dua

Pagi tadi, saat alarm handphone berbunyi untuk kedua kalinya, pak suami datang membangunkan saya yang masih terlelap. Tak seperti biasanya yang kadang suka malas-malasan beranjak dari peraduan, tadi pagi suasana hati saya sangat berbeda. Ada rasa bahagia yang menyelimuti hati saya saat membuka mata.
Ketika merasakan tangannya menepuk pundak saya, saya langsung membuka mata sambil tersenyum. Dengan mata berbinar saya mendekatkan bibir ke telinganya dan berbisik "Honey, mimpiku indahhh banget".

Tentang Kegagalan

Beberapa waktu lalu saya mengikuti seleksi penerimaan CPNS untuk yang ketiga kalinya namun lagi-lagi saya gagal memenuhi standar kelulusan yang ditetapkan, dan dapat ditebak, saya gagal melangkah ke tahap selanjutnya.
Bagi saya, kegagalan yang kemarin saya alami adalah hal yang lumrah terjadi pada setiap kompetisi yang tak perlu ditangisi dan disesali karena saya sadar, selain persiapan saya yang memang tidak cukup matang ketika mengikuti ujian juga mungkin karena saat ini belum saatnya saya diterima menjadi PNS.

Hari Senin Yang Kelabu

Tadi pagi saya mengalami hal yang cukup menyesakkan dada. Apa pasal? Pengajuan kerjasama yang ditawarkan pada saya tiba-tiba dibatalkan secara sepihak oleh si pemberi job.

Yang membuat saya merasa sesak adalah artikelnya sudah jadi dan sudah saya jadwalin terbit pada pukul delapan tadi pagi. Rasa sesak itu semakin bertambah ketika memikirkan waktu yang saya pakai untuk mengerjakan artikel tersebut.

Harapan di Bulan Agustus 2017

Bulan Agustus tahun ini bisa dibilang lebih spesial dari beberapa bulan Agustus yang terjadi beberapa tahun belakangan. Mengapa demikian? Karena ada sesuatu yang sangat saya, lebih tepatnya kami sekeluarga harapkan agar bisa terwujud di bulan ini.
Hal apakah gerangan? Hal tersebut adalah selesainya kuliah adik bungsu kami. Ya, sejak beberapa bulan lalu adik saya memang sedang menyelesaikan tugas akhir kuliahnya agar secepatnya meraih gelar sarjana.

Tentang Ranjang Baru

Sejak pindah ke rumah ini bulan Mei lalu, ada beberapa barang perlengkapan rumah tangga yang saya ganti. Dua di antaranya adalah lemari dan kasur.
Untuk lemari, sebenarnya tidak diganti sih tapi ditambah karena entah mengapa saya merasa jumlah pakaian saya semakin tidak cukup ditaroh di satu lemari saja. Maka di hari yang sama dengan kepindahan kami, lemari dan kasur baru juga ikutan masuk ke kamar baru.


Motivasi Ikut One Day One Post Blogger Muslimah

Bulan Agustus ini sepertinya akan menjadi bulan yang sibuk untuk saya dan blog ini. Apa pasal? Karena di bulan ini saya mengikuti program One Day One Post (ODOP) yang diselenggarakan oleh Blogger Muslimah.

Selama sebulan penuh, kami (para anggota yang mendaftar) akan mempublish satu artikel setiap hari selama tiga puluh satu hari lamanya. WOW! Terdengar keren banget yaa, apalagi untuk orang yang mood nulisnya suka datang dan pergi sesuka hati seperti saya.

Maafkan Mama, Nak!

Waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari tapi entah mengapa mata ini belum mau terpejam. Hati dan pikiran saya letih, kantuk sudah menyerang sejak beberapa jam lalu, tapi pikiran ini masih saja bekerja dan tak mau diajak beristirahat.
Sebenarnya, saya sedang sedih, atau lebih tepatnya kecewa terhadap diri sendiri. Saya merasa sangat bersalah pada anak saya. Saya merasa gagal menjadi ibu yang baik untuk anak saya. Hiks, tanpa bisa ditahan, saya bersikap kasar padanya :' 

Ketika Anyang-anyangan Menyapa

Pernahkah kamu merasa tertatih-tatih dan bolak-balik ke kamar mandi hanya untuk melakukan buang air kecil? Saya pernah. Bahkan saya merasakannya hingga dua kali.

Tak hanya dibuat capek karena bolak-balik, saya juga dibuat meringis menahan sakit karena air seni yang keluar tak selancar biasanya. Dan yang paling saya ingat dari hal itu adalah rasa takut ketika melihat air seni yang tercampur darah :(