Skip to main content

Motivasi Ikut One Day One Post Blogger Muslimah

pic source: pixabay.com

Bulan Agustus ini sepertinya akan menjadi bulan yang sibuk untuk saya dan blog ini. Apa pasal? Karena di bulan ini saya mengikuti program One Day One Post (ODOP) yang diselenggarakan oleh Blogger Muslimah.

Selama sebulan penuh, kami (para anggota yang mendaftar) akan mempublish satu artikel setiap hari selama tiga puluh satu hari lamanya. WOW! Terdengar keren banget yaa, apalagi untuk orang yang mood nulisnya suka datang dan pergi sesuka hati seperti saya.

Kalo boleh jujur, sebenarnya saya punya maksud terselubung ketika memutuskan untuk ikut program ODOP yang diselenggarakan oleh BM ini. Ini dia nih tiga niat terselubung tersebut sekaligus hal yang menjadi motivasi saya mengikuti program ini:

  • Memancing datangnya semangat menulis dan mengisi blog ini. Sejak terciptanya blog ini beberapa bulan lalu, entah mengapa sampai saat ini saya masih saja belum semangat untuk mengisinya. Rasanya ide itu susaaah banget datangnya, hiks :(. Harapan saya, dengan mengikuti program ini, semangat menulis dan mengisi blog ini semakin membara di dalam dada. #Duh, maafkan kata-kata saya yang sudah terdengar seperti seorang pejuang, hehehe :D
  • Ingin segera men-TLD-kan blog ini. Sejak awal membuat blog ini, saya memang sudah berniat untuk men-tld-kannya. Tapi ada syarat yang saya tetapkan yang harus saya penuhi sebelum men-dotcom-kan blog ini. Syaratnya adalah minimal ada enam artikel di blog ini baru kemudian boleh didomainkan. Nah, syarat yang saya tetapkan rasanya akan mudah saya taklukan bila ikut program ODOP dari Blogger Muslimah ini.
  • Menantang diri sendiri. Alasan ketiga ini murni untuk mengetahui seberapa patuh saya pada jadwal dan komitmen yang saya buat sendiri. Fyi, saya adalah orang yang akan lebih mudah bekerja bila diberi target. Bekerja dengan target membuat saya fokus dan bersungguh-sungguh. Bukan, saya juga bukan termasuk orang yang suka bermain-main ketika mengerjakan sesuatu, tapi rasa malas kadang lebih kuat menyerang hingga akhirnya saya abai mengerjakan hal yang sudah saya rencanakan.



Itu 3 alasan saya mengikuti program ini. Doakan semoga saya istiqomah menjalaninya yaa :)

#ODOP
#bloggermuslimahindonesia


Bau-Bau, 01 Agustus 2017

Comments

  1. samalah kita, sama-sama punya maksud terselubung dengan ikutan ODOP ini...hehehe...salam kenal ya mbak..

    ReplyDelete
  2. sama mbak, saya juga ingin menantang diri sendiri. semoga semangat sampai akhir ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa Mbaa, semoga semangat kita selalu terjaga hingga akhir, amin :)

      Delete
  3. Wah ayo sama-sama semangat menulis kak..
    Salam kenal, Aisyah juga ikut program ODOP ini.. ^^

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah. Saya baru niat mulu mau men-TLD kan blog. Hihihi.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kisah Saya, Dahlia, Anyang-anyangan & Prive Uri-cran

Beberapa waktu lalu, pada pukul sebelas malam, saat saya hendak bersiap-siap merebahkan diri di pembaringan tiba-tiba ponsel saya berdering. Di layar ponsel muncul nama sahabat (sebut saja Dahlia) yang tinggal di luar kota. Segera saya angkat teleponnya. Dari suaranya yang tertahan, saya tahu ia sedang menangis dan menahan sakit.
Saya bertanya, apa yang terjadi padanya. Mengapa ia menelepon selarut ini? Suaranya bergetar saat menjawab "pipis saya berdarah, Ra". Lantas ia mulai bercerita bahwa sudah setengah jam lamanya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ia takut karena setiap kali buang air kecil selalu disertai dengan rasa sakit dan perih, urine yang keluar juga hanya sedikit tidak selancar biasanya. Puncak ketakutannya hingga memutuskan menelepon saya selarut itu adalah saat ia menyadari urinenya bercampur darah.

Tokek Oh Tokek

Saat mata nyaris tak bisa diajak kompromi, maka memejamkannya adalah pilihan terbaik. Namun baru saja kepala ini menyentuh bantal, sayup-sayup terdengar suara yang cukup akrab yang sering saya dengar di rumah mertua sehingga membuat mata ini kembali terjaga. Yap, suara yang saya dengar itu adalah suara TOKEK.

Saya tahu, suara tokek itu tidak berasal dari rumah ini karena bunyinya terdengar dari arah yang jauh. Sepertinya itu suara tokek dari rumah tetangga atau tokek liar yang hidup di pohon di luar sana. Tapi sesayup apapun bunyinya, suara tokek tetap saja terdengar mengganggu di telinga saya, huhuhu.


Ngomong-ngomong tentang tokek, saya jadi pengen cerita tentang tokek yang ada di rumah mertua nih. Jadi, ada banyak banget tokek di rumah mertua. Saya bilang banyak karena jumlahnya memang tidak biasa bila dibandingkan dengan jumlah tokek di rumah orang lain.

Di rumah orang lain, jumlah tokeknya mungkin hanya ada dua atau tiga ekor saja tapi tokek di rumah  mertua jumlahnya lebih banya…

Ketika Anakku Terserang Demam

Bertahun silam, saat masih duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, saya sering banget terserang sakit kepala. Entah mengapa saya begitu mudah terserang penyakit yang sangat mengganggu ini.
Ketika pulang sekolah tidak mengenakan topi atau payung, sakit kepala pasti akan datang menyerang. Berjalan di bawah gerimis atau hujan, sakit kepala datang lagi. Menghirup debu sedikit saja pasti bersin-bersin yang akhirnya ditutup dengan flu dan sakit kelapa. Ya, semudah itu saya terkena sakit kepala :(