Skip to main content

Posts

Showing posts from 2018

Perempuan Indonesia & GLITZMEDIA.CO

Dewasa ini rasanya hampir semua orang sudah tak mengalami kesulitan dalam mengakses berita dan informasi yaa. Berita apapun itu, mulai dari yang serius hingga yang remeh sekalipun tak ada lagi kesulitan mengaksesnya. Sangat berbeda dengan dulu, kita baru bisa mendapat informasi ketika menonton televisi, membaca koran/majalah atau membaca buku.
Dulu, informasi tentang kesehatan, kecantikan dan mode baru akan kita dapatkan saat membaca majalah wanita yang terbitnya dua minggu atau bahkan sebulan sekali. Bandingkan dengan saat ini, para wanita bisa mengetahui segala informasi dan tips mengenai hal tersebut hanya dalam hitungan detik. Sungguh perkembangan informasi yang tanpa batas dan sangat memudahkan kita.
Saya ingat, saat masih remaja unyu-unyu nan manggemaskan duduk di bangku sekolah, setiap kali bel pulang sekolah berbunyi, saya selalu berjalan dengan langkah cepat, meninggalkan teman-teman yang berjalan pelan sambil tertawa riang membahas apa pun yang terjadi selama di kelas. Say…

Dompet Baru

Dua hari setelah lebaran, saat saya sedang asyik nonton tayangan infotainment di televisi di rumah mama, tiba-tiba Wahyu datang melapor ke saya sembari memegang dompet berwarna biru dongker yang sangat saya kenal yang tak lain adalah dompet saya sendiri yang saat itu kondisinya terlihat memprihatinkan.

Tanpa saya tanyai, Wahyu langsung mengatakan bahwa dompet itu rusak dan dia bukanlah pelaku yang merusak dompetnya. Saat membuka tas saya, ia melihat dompet itu sudah rusak, lanjutnya menjelaskan. Hmmm, percaya deh, percaya LOL. Lalu saya katakan padanya bahwa gak papa dompetnya rusak, mungkin memang sudah waktunya untuk diganti.


Yaa, sejak ramadhan lalu saya memang sudah berniat untuk beli dompet baru. Saya mulai tidak betah memakai dompet yang sudah sekitar satu tahun terakhir menemani saya itu. Oh iya, fyi nih, sejak dulu (tepatnya sejak mulai bekerja dan punya penghasilan sendiri) saya memang sukaaa banget gonta ganti dompet, saking sukanya, saya biasanya melakukannya setiap tahun…

Lauk Sahur Andalan Di Penghujung Ramadhan

Hai Teman, apa kabarmu? Puasanya masih lancar jaya dong yaa? Btw udah berapa hari "bolongnya" nih? Kalo saya empat hari euy. Alhamdulillah hari ini udah mulai puasa lagi setelah empat hari sejak sabtu sampai selasa istirahat, hehehe
Oh iya, ngomong-ngomong tentang ramadhan, sedih banget deh karena sebentar lagi bulan penuh ampunan ini akan pergi meninggalkan kita semua. Harapan saya semoga tahun depan kita semua masih diberi kesempatan untuk bertemu bulan istimewa ini lagi, amiiin.
Baca Juga: Kenangan Tak Terlupakan Saat Mudik
Ramadhan kali ini terasa agak berbeda dengan ramadhan tahun lalu. Kok bisa? Tahun lalu saya terbilang cukup rajin masak baik untuk berbuka maupun untuk sahur (walau menunya tetap sederhana, sih). Ramadhan kali ini entah mengapa mood saya untuk masak sering datang dan pergi sesuka hati.
Apalagi udah menjelang akhir ramadhan seperti ini, mood saya untuk masak itu semakin jauh dari harapan. Kalo gak lapar mungkin saya udah malas banget masak, makanya kada…

Kenangan Tak Terlupakan Saat Mudik Menggunakan Kapal Laut

Tak terasa yaa, sebentar lagi ramadhan akan pergi meninggalkan kita dan lebaran tinggal menghitung hari saja. Sumpah, menyadari hal ini hatiku tiba-tiba sedih dan mataku berkaca-kaca euy. Beragam pertanyaan terlintas di pikiran; sudah maksimalkah ibadah saya di ramadhan kali ini? Benarkah saya sudah sebenar-benarnya ikhlas beribadah? Bagaimana bila ini adalah ramadhan terakhir saya? Sudah cukupkah bekal yang akan saya bawa nanti? Huhuhu #LaluMewek

Di saat-saat terakhir ramadhan seperti ini, ada beberapa hal yang biasanya identik dilakukan oleh orang-orang, diantaranya itikaf di masjid demi mendapatkan malam lailatulqadar, berburu baju lebaran di online shop atau pusat perbelanjaan, sibuk membuat kue kering, merapikan dan mengecat rumah agar terlihat lebih bersih di hari nan fitri dan masih ada satu hal lagi yang umumnya dilakukan oleh perantau dan anak kuliahan (kampusnya jauh dari kampung halaman), tak lain dan tak bukan yaitu: MUDIK.

Ngomong-ngomong tentang mudik, kebetulan …

Jika Berkunjung Ke Tasikmalaya, Saya Ingin Mencoba 5 Kuliner Khas Ini

Beberapa waktu lalu, beberapa kali saya menuliskan keinginan saya untuk piknik ke beberapa kota yang terkenal dengan wisata alam dan budayanya seperti Bali, Jogja dan Makassar. Saya lupa, ternyata selain kota-kota yang saya tuliskan itu masih ada kota lain yang tak kalah layak untuk dikunjungi dan dinikmati pesona alam juga kulinernya, salah satunya adalah Tasikmalaya.

Tasikmalaya adalah sebuah kota di Jawa Barat yang terkenal dengan sebutan kota seribu pesantren. Kota asal pebulutangkis Susi Susanti ini tak hanya terkenal karena santrinya, tapi juga kulinernya yang memanjakan lidah.

Untuk menuju Tasikmalaya, kita bisa menggunakan sarana transportasi bus, misalnya saja bus Primajasa. Fyi, fasilitas yang diberikan bus Primajasa ini cukup lengkap lho, mereka menyediakan tiga pilihan kelas yang bisa dipilih oleh calon penumpang mulai dari kelas ekonomi, ekonomi AC, dan juga kelas eksekutif. Dan yang menyenangkan, tiket bus Primajasa ini sekarang bisa dibeli online di aplikasi Traveloka.

Merawat Rambut Rusak Dengan Emeron Complete Hair Care

Alkisah, lima belas tahun silam hiduplah seorang gadis belia yang duduk di bangku kelas 3 sebuah SMA Negeri di salah satu kecamatan di Kabupaten Buton. Tak seperti teman-temannya yang ceria, ia justru terlihat murung dan sedih. Apakah gerangan penyebab awan hitam di wajah gadis belia tersebut? Bukan, bukan karena nilainya di sekolah bermasalah, bukan pula karena patah hati lantaran ditinggal orang tercinta, tak lain karena ia sedang stres memikirkan rambutnya yang sudah berbulan-bulan rontok.
Di rumahnya, tak terhitung banyaknya helai rambut yang berceceran di lantai. Di bantal saat bangun tidur, di bawah ranjangnya, di sisir, di kamar mandi, di ruang tv, di teras. Kata kasarnya, di hampir semua sudut rumah pasti ada ceceran rambut rontok si gadis belia. Bahkan saking parahnya, di bawah kursinya di sekolah kerap terlihat beberapa helai rambut miliknya. Ia merasa ceceran rambut rontok itu bagai bayangan yang selalu mengikuti kemana ia pergi.

Liburan Sambil Nostalgia

Hari Senin kemarin, sebelum ke kantor, terlebih dahulu saya mengantar anak saya, Wahyu, ke sekolah. Saat tiba di sekolah, saya kaget banget melihat pintu pagar sekolahnya tertutup. Setelah bertanya pada beberapa orang yang lewat, barulah saya tahu ternyata hari itu siswa kelas satu sampai kelas lima Madrasah Ibtidaiyah diliburkan karena anak kelas enam sedang menjalani ujian. Duh, maafkan mamamu yang bahkan tak tahu hal seperti ini, Nak. :(
Dengan wajah tersipu saya tertunduk malu. Saya baru sadar, dan ahaaa saya juga baru ingat kalau ternyata pada bulan April seperti ini siswa-siswi sekolah memang sedang sibuk-sibuknya mengikuti ujian nasional. Yang sekolah dasar bersiap mengikuti ujian agar bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMP, yang SMP ke SMA, pun yang SMA ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu Perguruan Tinggi.
Mendengar kata ujian, tiba-tiba ingatan saya melayang pada masa-masa kuliah beberapa tahun lalu dan entah kenapa kenangan indah bersama teman-teman saat ngekost dul…

Bali, Tempat Liburan Impian

Minggu lalu atasan saya baru pulang dari Bali. Tiga hari lamanya beliau ada di Bali dalam rangka menghadiri meeting tahunan bersama kepala cabang kantor lain dari seluruh Indonesia. Alhamdulillah, saat pulang beliau tak lupa membawakan oleh-oleh khas Bali untuk kami semua, hihihi.
Kepergian atasan saya ke Bali tersebut mau tak mau membangkitkan keinginan saya yang sudah lama terpendam untuk liburan ke Bali kembali meluap-luap. Memang sudah sejak lama saya memimpikan menginjakkan kaki di pulau Dewata ini. Bila dihitung-hitung, mimpi itu sudah ada sejak tahun 2007 lalu namun sayangnya hingga tahun 2018 ini belum terwujud juga, hiks :(

Menu Sarapan Praktis & Sederhana Ala Saya

Masak? Jujur saja itu bukanlah keahlian saya. Sejak gadis belia hingga sekarang sudah menikah dan menjadi seorang ibu saya masih terbilang amatir dalam melakukan kegiatan yang kata teman-teman sangat menyenangkan ini.
Saat remaja saya memang jarang atau hampir gak pernah terjun ke dapur. Tugas masak makanan kami sekeluarga dipegang oleh mama. Bila mama sedang ke rumah nenek, maka papa yang akan mengambil alih tugas itu, menyiapkan makanan untuk anak-anaknya, saya hanya kebagian tugas cuci piring dan nyapu lantai saja.

Dementor

Beberapa jam lalu saat suasana hati sedang berbunga-bunga, tiba-tiba saya mendapat kabar buruk yang sukses menghapus warna-warni di hati dan pikiran saya menjadi awan kelabu. Apa pasal? Saya mendapat kabar yang sangat menakutkan. Saat sedang asyik bersenandung sambil melipat pakaian, sebuah pesan di whatsapp yang berasal dari adik saya masuk "Or, saya lihat ada tikus got masuk ke kamarmu". Fyi, saat ini saya sedang di Lakudo sedangkan kamar yang kemasukan tikus adalah kamar di Bau-Bau.

Pesan itu seketika membuat saya takut dan panik. Oh Tuhan, bagaimana bisa binatang kotor itu masuk ke kamar saya? Tikus yang ukurannya kecil saja sudah membuat saya panik dan stres apatah lagi yang ukurannya sebesar kucing ABG itu, huhuhu :(

Kisah Saya, Dahlia, Anyang-anyangan & Prive Uri-cran

Beberapa waktu lalu, pada pukul sebelas malam, saat saya hendak bersiap-siap merebahkan diri di pembaringan tiba-tiba ponsel saya berdering. Di layar ponsel muncul nama sahabat (sebut saja Dahlia) yang tinggal di luar kota. Segera saya angkat teleponnya. Dari suaranya yang tertahan, saya tahu ia sedang menangis dan menahan sakit.
Saya bertanya, apa yang terjadi padanya. Mengapa ia menelepon selarut ini? Suaranya bergetar saat menjawab "pipis saya berdarah, Ra". Lantas ia mulai bercerita bahwa sudah setengah jam lamanya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ia takut karena setiap kali buang air kecil selalu disertai dengan rasa sakit dan perih, urine yang keluar juga hanya sedikit tidak selancar biasanya. Puncak ketakutannya hingga memutuskan menelepon saya selarut itu adalah saat ia menyadari urinenya bercampur darah.

Ketika Kebiasaan Membaca Tak Serajin Dulu

Belum lama ini saya baca tulisannya Mba Fauzia di website KEB yang berjudul Mengapa Membaca Itu Penting?. Setelah membaca artikel tersebut, tiba-tiba saya kepikiran pengen nulis sesuatu yang berkaitan dengan kebiasaan membaca saya yang entah kenapa makin ke sini kok semakin jarang saja saya lakukan. Bayangkan saja, sejak awal Januari lalu hingga saat ini saya belum juga menamatkan satu buku pun, huhuhu :( 
Sangat berbanding terbalik dengan masa-masa sekolah dulu. Saya ingat, pada masa sekolah bertahun-tahun lalu, saya adalah salah satu dari sedikit siswa yang boleh dibilang rajin mengunjungi perpustakaan sekolah untuk meminjam buku.

Akhirnya Beli Laptop Baru

Saat memutuskan untuk membuat blog di tahun 2015 lalu, saya berpikir bahwa hal utama yang harus saya punya demi mendukung kegiatan itu adalah memiliki notebook atau laptop. Apalagi selain ngeblog saya juga punya hobi lain yaitu nonton drama korea dan film india, maka memiliki notebook (agar tidak selalu pinjam laptop suami saat nonton juga agar lebih mudah saya bawa kemana-mana karena ukurannya tidak terlalu besar) adalah wajib hukumnya.
Maka awal 2015 saya beli notebook bekas yang dijual oleh teman suami. Tapi hanya empat bulan saja saya memakai notebook tersebut karena suami kembali menawarkan saya notebook yang dijual oleh temannya yang lain (lagi-lagi second) yang menurutnya lebih bagus. Tak hanya layarnya yang lebih besar, kapasitas memory dan hardisknya juga lebih besar dari yang pertama. Dengan tiga kelebihan itu, notebook tersebut ditawarkan dengan harga yang sama seperti notebook pertama saya, jadi jatuhnya memang lebih murah. Jadilah saya menjual notebook pertama dan membel…

Tokek Oh Tokek

Saat mata nyaris tak bisa diajak kompromi, maka memejamkannya adalah pilihan terbaik. Namun baru saja kepala ini menyentuh bantal, sayup-sayup terdengar suara yang cukup akrab yang sering saya dengar di rumah mertua sehingga membuat mata ini kembali terjaga. Yap, suara yang saya dengar itu adalah suara TOKEK.

Saya tahu, suara tokek itu tidak berasal dari rumah ini karena bunyinya terdengar dari arah yang jauh. Sepertinya itu suara tokek dari rumah tetangga atau tokek liar yang hidup di pohon di luar sana. Tapi sesayup apapun bunyinya, suara tokek tetap saja terdengar mengganggu di telinga saya, huhuhu.


Ngomong-ngomong tentang tokek, saya jadi pengen cerita tentang tokek yang ada di rumah mertua nih. Jadi, ada banyak banget tokek di rumah mertua. Saya bilang banyak karena jumlahnya memang tidak biasa bila dibandingkan dengan jumlah tokek di rumah orang lain.

Di rumah orang lain, jumlah tokeknya mungkin hanya ada dua atau tiga ekor saja tapi tokek di rumah  mertua jumlahnya lebih banya…

Kenangan Manis di 2017

Selamat tahun baru semuanya (telat banget ucapannya Bu), semoga tahun ini segalanya lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ada banyak harapan yang saya gantungkan di tahun ini, dua diantaranya adalah punya anak lagi dan punya rumah sendiri (minimal dapat lahan untuk membangun rumah impian lah karena setahun belakangan susah banget dapat penjual tanah, huhuhu). Semoga dua mimpi besar itu bisa terkabul tahun ini, amiiin yaa Allah.