Skip to main content

Akhirnya Beli Laptop Baru

fotonya buram :(

Saat memutuskan untuk membuat blog di tahun 2015 lalu, saya berpikir bahwa hal utama yang harus saya punya demi mendukung kegiatan itu adalah memiliki notebook atau laptop. Apalagi selain ngeblog saya juga punya hobi lain yaitu nonton drama korea dan film india, maka memiliki notebook (agar tidak selalu pinjam laptop suami saat nonton juga agar lebih mudah saya bawa kemana-mana karena ukurannya tidak terlalu besar) adalah wajib hukumnya.

Maka awal 2015 saya beli notebook bekas yang dijual oleh teman suami. Tapi hanya empat bulan saja saya memakai notebook tersebut karena suami kembali menawarkan saya notebook yang dijual oleh temannya yang lain (lagi-lagi second) yang menurutnya lebih bagus. Tak hanya layarnya yang lebih besar, kapasitas memory dan hardisknya juga lebih besar dari yang pertama. Dengan tiga kelebihan itu, notebook tersebut ditawarkan dengan harga yang sama seperti notebook pertama saya, jadi jatuhnya memang lebih murah.  Jadilah saya menjual notebook pertama dan membeli notebook kedua.

Saya sangat menyukai notebook kedua itu, terasa sangat nyaman dipakai. Baterainya tahan lama sehingga gak gampang lobet saat saya pakai menulis atau nonton. Tapi ujian perlahan-lahan datang menghampiri, pada bulan Oktober tahun lalu mulai muncul satu garis halus di layarnya. Karena tak terlalu mengganggu, garis tersebut saya abaikan namun seiring berjalannya waktu garis-garis yang menghiasi layar notebook saya semakin banyak dan mulai terasa mengganggu.

garisnya semakin banyak :(

Saya tak lagi bisa berkonsenstrasi menulis maupun nonton drama korea/film India favorit. Paras para aktor India dan oppa Korea tak lagi sedap dipandang mata karena garis di layar yang semakin banyak membuat mata saya sakit. Akhirnya demi kenyamanan mata, saya putuskan untuk mengganti layar si notebook kesayangan. Tapi kemudian niat itu saya batalkan setelah mengetahui bahwa harga LCDnya ternyata lebih mahal dari harga notebooknya ketika saya beli lebih dari dua tahun lalu, huhuhu :(

Fyi, notebook saya itu touch screen jadi mungkin itu penyebab harga LCD-nya mahal. Dan oleh pemilik sebelumnya, notebook tersebut dibeli di Malaysia jadi mungkin pasarannya memang bukan untuk orang Indonesia sehingga suku cadangnya agak susah didapat dan harganya mahal pula. Wallahualam.

Setelah rembukan dengan suami, akhirnya kami putuskan untuk membeli laptop baru saja. Kebetulan suami juga ingin ganti laptop jadilah hari sabtu kemarin kami langsung beli dua unit laptop, satu untuk saya dan satu lagi untuk suami.

Dan onde mande, uang tabungan terkuras banyak untuk beli 2 unit laptop ini, huhuhu :( tapi saya pikir ini demi kelancaran kerjaan kami berdua jadi diikhlaskan sajalah semoga uang yang dipakai untuk membeli laptop ini bisa segera kembali. Toh laptopnya juga dipakai untuk kerja kaan? (maksudnya laptop suami, kalo laptop saya mah banyakan dipakai untuk hal remeh-temeh, LOL). Dan untungnya juga saya ambil laptop yang mereknya berbeda dengan punya suami, kalo ambil merek dan tipe yang sama bisa semakin terkuras tuh isi dompet, hahaha

mendownload drama korea semakin lancar jaya :D


wajah oppa Min Ho semakin jelas dilihat di laptop baru, hehehe :D

Oh iya, mungkin teman-teman akan bertanya, mengapa saya tidak ngeblog via handphone saja? Ngeblog di hape kan lebih praktis dan mudah. Huhuhu sayangnya saya tidak merasa semudah dan sepraktis itu ketika ngeblog pakai handphone. Sudah saya coba berkali-kali tapi jari-jari ini rasanya kaku saat mengetik  dan layarnya yang kecil membuat saya kurang nyaman untuk berlama-lama di sana. Belum lagi untuk edit foto dan banyak hal lainnya, saya nyerah deh. Makanya saya kasih dua jempol untuk teman-teman yang bisa melakukan kegiatan ngeblognya via HP. Kalian hebat, teman!

Sampai saat ini, paling nyaman menulis dan mengedit tulisan sebelum diterbitkan yaa pakai notebook/laptop atau komputer kantor. Pun dengan mengedit foto untuk keperluan blogpost, selalu saya lakukan di tiga perangkat tadi. Entahlah, mungkin suatu hari nanti akan tiba saatnya saya merasa nyaman ngeblog via handphone tapi yang jelas bukan sekarang, hihihi

Hmmm apalagi yang mau ditulis yaa? Rasanya udah semuanya deh. Harapan saya semoga dengan adanya laptop baru ini semangat nulis saya juga kembali baru sehingga semakin rajin memposting tulisan curhat nan berfaedah di blog ini juga di blog saya yang satunya, amiin.

Oh iyaa, kalau kamu lebih nyaman ngeblog pakai notebook/laptop/PC atau lewat handphone, teman? Yuk share jawabanmu di kolom komentar ;)

Lakudo, 15 Februari 2018

Comments

  1. Ihiiiyy, haroooaaa dulu Kak, onde-onde tawwa utk laptop barunya, uhuuuii.

    Saya sekarang lbh suka ngeblog dari HP Kak. Walau memang lbh nyaman pake laptop/komputer siih secara layarnya lebih luas. Tp pake hp lbh praktis. Foto2 jg bs tinggal di edit pake aplikasi yg ada di HP. Toh, so far kebutuhan editnya juga hanya sebatas watermark atau buat kolase saja, xixixix.

    Anyway, moga virus malas nulisnya hilangmi Kak, dgn laptop baru ����

    ReplyDelete
  2. Aku banyak pake hp mba...jarang pke laptop.

    Klo pke laptop...malah direcoki anak mlulu...lagian aku ngerasa performa laptop ma hapeku ngebut hape.

    ReplyDelete
  3. Pake cobek mba, eh laptop maskdnya .
    Kalo pakai laptop jari enak buat di ajak menari-nari :)

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah udah bisa beli laptop baru hehe. Saya juga punya rencana beli laptop nih. Laptop lama sudah berumur dan mulai ngelag :D.

    ReplyDelete
  5. Ayoo semangat semoga dengan adaya laptop baru sekaligus dua bisa menjadi motivasi untuk menulis yang banyak he he

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kisah Saya, Dahlia, Anyang-anyangan & Prive Uri-cran

Beberapa waktu lalu, pada pukul sebelas malam, saat saya hendak bersiap-siap merebahkan diri di pembaringan tiba-tiba ponsel saya berdering. Di layar ponsel muncul nama sahabat (sebut saja Dahlia) yang tinggal di luar kota. Segera saya angkat teleponnya. Dari suaranya yang tertahan, saya tahu ia sedang menangis dan menahan sakit.
Saya bertanya, apa yang terjadi padanya. Mengapa ia menelepon selarut ini? Suaranya bergetar saat menjawab "pipis saya berdarah, Ra". Lantas ia mulai bercerita bahwa sudah setengah jam lamanya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ia takut karena setiap kali buang air kecil selalu disertai dengan rasa sakit dan perih, urine yang keluar juga hanya sedikit tidak selancar biasanya. Puncak ketakutannya hingga memutuskan menelepon saya selarut itu adalah saat ia menyadari urinenya bercampur darah.

Tokek Oh Tokek

Saat mata nyaris tak bisa diajak kompromi, maka memejamkannya adalah pilihan terbaik. Namun baru saja kepala ini menyentuh bantal, sayup-sayup terdengar suara yang cukup akrab yang sering saya dengar di rumah mertua sehingga membuat mata ini kembali terjaga. Yap, suara yang saya dengar itu adalah suara TOKEK.

Saya tahu, suara tokek itu tidak berasal dari rumah ini karena bunyinya terdengar dari arah yang jauh. Sepertinya itu suara tokek dari rumah tetangga atau tokek liar yang hidup di pohon di luar sana. Tapi sesayup apapun bunyinya, suara tokek tetap saja terdengar mengganggu di telinga saya, huhuhu.


Ngomong-ngomong tentang tokek, saya jadi pengen cerita tentang tokek yang ada di rumah mertua nih. Jadi, ada banyak banget tokek di rumah mertua. Saya bilang banyak karena jumlahnya memang tidak biasa bila dibandingkan dengan jumlah tokek di rumah orang lain.

Di rumah orang lain, jumlah tokeknya mungkin hanya ada dua atau tiga ekor saja tapi tokek di rumah  mertua jumlahnya lebih banya…

Ketika Anakku Terserang Demam

Bertahun silam, saat masih duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, saya sering banget terserang sakit kepala. Entah mengapa saya begitu mudah terserang penyakit yang sangat mengganggu ini.
Ketika pulang sekolah tidak mengenakan topi atau payung, sakit kepala pasti akan datang menyerang. Berjalan di bawah gerimis atau hujan, sakit kepala datang lagi. Menghirup debu sedikit saja pasti bersin-bersin yang akhirnya ditutup dengan flu dan sakit kelapa. Ya, semudah itu saya terkena sakit kepala :(