Kisah Saya, Dahlia, Anyang-anyangan & Prive Uri-cran

by - Saturday, March 10, 2018


Beberapa waktu lalu, pada pukul sebelas malam, saat saya hendak bersiap-siap merebahkan diri di pembaringan tiba-tiba ponsel saya berdering. Di layar ponsel muncul nama sahabat (sebut saja Dahlia) yang tinggal di luar kota. Segera saya angkat teleponnya. Dari suaranya yang tertahan, saya tahu ia sedang menangis dan menahan sakit.

Saya bertanya, apa yang terjadi padanya. Mengapa ia menelepon selarut ini? Suaranya bergetar saat menjawab "pipis saya berdarah, Ra". Lantas ia mulai bercerita bahwa sudah setengah jam lamanya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ia takut karena setiap kali buang air kecil selalu disertai dengan rasa sakit dan perih, urine yang keluar juga hanya sedikit tidak selancar biasanya. Puncak ketakutannya hingga memutuskan menelepon saya selarut itu adalah saat ia menyadari urinenya bercampur darah.

Mendengar ceritanya saya langsung menyimpulkan ia pasti sedang terkena ANYANG-ANYANGAN. Bukan tanpa alasan saya menarik kesimpulan seperti itu karena setahun sebelumnya saya juga pernah merasakan penderitaan yang sama bahkan sampai dua kali.

Dahlia bertanya apa yang harus ia lakukan supaya rasa perih yang dideritanya berkurang dan buang air kecil menjadi lancar. Karena pernah mengalami hal serupa, saya sarankan agar ia minum air putih sebanyak-banyaknya untuk mengatasi susah buang air kecil dan agar buang air kecil lebih lancar karena semakin lancar BAK, rasa sakit yang diderita juga semakin berkurang. Tak hanya itu, saya juga menyarankan agar ia meminum seduhan air hangat yang dicampur sedikit gula dan perasan jeruk nipis untuk meredakan rasa sakitnya.

Setelah mendengar saran dari saya, ia pamit dan menutup sambungan telepon untuk membuat seduhan air hangat yang dicampur gula dan jeruk nipis. Alhamdulillah, satu jam kemudian ia kembali menelepon dan mengabarkan bahwa ia sudah siap-siap tidur karena rasa sakit buang air kecil yang menyiksanya semakin berkurang dan proses buang air kecilnya semakin lancar.

Ahhh Dahlia, seandainya jarak kita dekat, saya pasti akan langsung membawakan Prive Uri-cran untukmu. Tahukah kamu? Prive Uri-cran cara kerjanya lebih cepat dibanding seduhan air hangat yang dicampur gula dan jeruk nipis seperti yang saya sarankan itu. Tak hanya cara kerjanya yang lebih cepat, ia juga lebih praktis dan terbuat dari bahan alami. Setelah menggunakan Prive Uri-cran saya yakin kamu pasti akan jatuh hati padanya, seperti saya yang langsung menyukainya di kali pertama menggunakannya.

Prive Uri-cran adalah suplemen makanan yang mengandung ekstrak buah cranberry (vaccinium oxycoccos). Khasiat buah cranberry sudah terkenal di dunia sebagai solusi alami mengatasi anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih. Hal ini dibuktikan oleh 4 uji klinis acak sempurna yang menyatakan bahwa jus cranberry mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kemih. Pada bulan April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis; AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kemih.

buah cranberry

Buah ini juga mempunyai kadar vitamin C yang cukup tinggi. Selain itu kaya serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber antioksidan polifenol sehingga buah cranberry sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung.

Beberapa tahun terakhir cranberry popular digunakan sebagai sumber vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah sariawan dan sebagai antioksidan. Antioksidan dalam buah cranberry ini disebut proanthocyanidin (PAC). Kandungan proanthocyanidin ini dikenal memiliki sifat anti-adhesi yang mencegah bakteri Escherichia Coli atau lebih akrab disebut E-Coli (bakteri penyebab anyang-anyangan dan infeksi saluran kemih) menempel pada saluran kemih sehingga mencegah bakteri tersebut menularkan infeksi.


Cerita Dahlia perlahan-lahan membangkitkan ingatan saya pada penderitaan serupa yang pernah saya alami akibat anyang-anyangan ini. Saya ingat, malam itu jarum jam menunjukkan pukul sepuluh dan saya hendak bersiap-siap untuk istirahat karena esoknya akan ngantor. Tiba-tiba saya tak bisa memejamkan mata karena harus bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Yang sangat mengganggu dan membuat tak nyaman adalah organ intim saya terasa sangat sakit dan perih seperti terbakar setiap kali buang air kecil. Belum lagi jumlah urine yang keluar hanya sedikit dan terasa seperti keran air yang mampet, urine yang keluar hanya berupa tetesan saja. Puncaknya saya dibuat syok saat melihat tetesan urine itu berwarna merah seperti darah.

Rupanya malam itu bukanlah akhir kisah saya dengan si anyang-anyangan ini karena beberapa bulan kemudian rasa sakit itu kembali menyerang. Bodohnya saya, penyebab anyang-anyangan yang kedua kali ini masih sama seperti yang pertama yakni kebiasaan saya yang suka menahan hasrat buang air kecil. Pelajaran penting dan berharga: bila merasa ingin buang air kecil, segera lakukan. Jangan pernah remehkan hal ini karena ia bisa menjadi penyebab sakit saat buang air kecil. Satu hal yang saya syukuri, saat menderita anyang-anyangan untuk kedua kalinya saya sudah berkenalan dengan Prive Uri-cran  sehingga lebih mudah mengatasinya. 

Setelah dua kali menderita anyang-anyangan, saya mulai mencari tahu lebih dalam tentang penyakit ini dan alangkah terkejutnya saya ketika mengetahui bahwa ternyata wanita memiliki kemungkinan lebih besar terkena anyang-anyangan dibanding pria. Menurut survey, 5 dari 10 wanita pernah mengalami infeksi saluran kemih yang gejala awalnya disebut anyang-anyangan ini. Sungguh fakta menyedihkan yaa -____-. 

sumber: Facebook Page Uri-cran

Olehnya itu sangat penting bagi wanita menjaga kesehatan kewanitaannya. Mereka rentan terkena anyang-anyangan dan infeksi saluran kemih karena secara anatomi jarak antara saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (anus) lebih dekat dibanding pria sehingga rentan mengalami gangguan di seputar saluran kemih. Resiko wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50%. Kebanyakan wanita juga beresiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun, hiks :(.  So, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan saluran kemih kita yaa, ladies!

Lalu bagaimana caranya agar kita semua (khususnya wanita) terhindar dari anyang-anyangan? Berikut ini beberapa cara mencegah anyang-anyangan yang rasanya cukup mudah dilakukan:
  1. Rajin minum air putih. Dengan melakukan ini, tak hanya badan dan saluran pencernaan saja yang terasa fit, kita juga bisa terhindar dari anyang-anyangan dan infeksi saluran kemih.
  2. Jangan tahan pipis. Saat merasa ingin buang air kecil, segera lakukan dan jangan menahannya apalagi sampai berjam-jam lamanya. Setelah dua kali terkena anyang-anyangan karena hal ini, saya kapok untuk melakukannya lagi. Sekarang, setiap kali merasa ingin buang air kecil, saya akan segera ke toilet untuk buang air kecil. Dilan, terkena anyang-anyangan itu berat, kamu gak akan kuat, saya sudah membuktikannya. #TerDilan
  3. Setelah buang air (BAB & BAK), basuh organ intim kita dari arah depan ke belakang, tujuannya agar bakteri dari (maaf) anus tidak berpindah ke organ intim kita.
  4. Setelah buang air (BAB & BAK) dan cebok, segera keringkan dengan tissu atau kain kering yang bersih. Jangan biarkan organ intim kita basah atau lembab karena bakteri cepat berkembangbiak di tempat yang basah dan lembab.
  5. Hindari memakai pakaian dalam yang terlalu ketat agar sirkulasi udara di organ intim lebih lancar.
  6. Saat buang air di toilet umum, jangan pernah abai dengan kebersihan toiletnya. Untuk toilet duduk, basuhlah dulu dudukan toiletnya lalu keringkan dengan tissu baru kemudian buang air (walau di toilet itu ada petugas kebersihan yang selalu siaga membersihkan). Untuk toilet jongkok, hindari menggunakan air yang ada di ember atau bak yang tak terjamin kebersihannya, gunakan air yang mengalir dari keran untuk membasuh organ intim kita.  
  7. Rajin mengonsumsi buah yang banyak mengandung air sehingga kebutuhan serat terpenuhi dan tubuh lebih bugar.
  8. Selalu sedia Prive Uri-cran di rumah. Sebagai suplemen makanan, Prive Uri-cran aman dikonsumsi setiap hari. Selain bisa dapat menyembuhkan anyang-anyangan, ia juga bisa mencegah anyang-nyangan.


Saya & Prive Uri-cran

Jujur saja, ada rasa trauma yang sampai saat ini masih membekas kuat di hati dan pikiran saya bila mengingat betapa menderitanya saya saat terkena anyang-anyangan lebih dari setahun lalu. Dalam hati saya bertekad agar tak pernah lagi merasakan penderitaan seperti itu. Makanya sejak tahu Prive Uri-cran ampuh mengatasi anyang-anyangan, saya selalu menyediakan produk ini di rumah kami.

Selain keampuhannya, ada beberapa alasan yang mendasari saya menggunakan produk ini:
  • Bahan bakunya alami sehingga tak ada keraguan akan kandungannya
  • Aman dikonsumsi setiap hari karena ia adalah suplemen makanan
  • Kemasannya praktis sehingga mudah dibawa kemana saja
  • Rasanya enak dan segar (Prive Uri-cran sediaan powder), apalagi bila diseduh pakai air dingin, hehehe 
  • Produsennya terpercaya, yaitu Combhipar.

Fyi, Prive Uri-cran ini tersedia dalam dua sediaan yaitu sediaan powder (seperti yang saya konsumsi) dan sediaan kapsul. Untuk Prive Uri-cran sediaan powder, 1 sachet terdiri dari 375 mg ekstrak buah Cranberry, 60 mg Vitamin C, 0,1 mg Bifidobacterium, 0,1 mg Lactobacillus Acidophilus, 0,1 mg Fructo Oligo Saccharides & 1 mg Calcium Lactate Glukonate. Dosisnya 1-2 sachet perhari. Sedangkan untuk Prive Uri-cran sediaan kapsul terdiri dari 250 mg ekstrak buah Cranberry dapat diminum 1-2 kapsul per hari. Jadi teman-teman bisa memilih mana yang disukai, Prive Uri-cran sediaan powder atau Prive Uri-cran sediaan kapsul.

Prive Uri-cran sediaan powder & sediaan kapsul (gambar dari sini)

Oh iyaa, buat kamu yang saat ini sedang menderita anyang-anyangan dan ingin membeli Prive Uri-cran, datang saja ke apotek berikut: Century, Guardian, Viva Generik dan Kimia Farma untuk membelinya. Harganya berkisar antara Rp. 94.000,- s/d Rp. 121.000,- tergantung dari masing-masing apotek.

Demikian cerita saya dan sahabat saya (Dahlia) tentang anyang-anyangan yang kami rasakan. Apakah kamu juga pernah  mengalami sakit buang air kecil  atau menderita anyang-anyangan ini, teman? Kalo iyaa, yuk bagi ceritamu di kolom komentar :)


Lakudo, 10 Maret 2018



sumber tulisan:
http://uricran.co.id/
http://uricran.co.id/2016/04/15/gejala-anyang-anyangan-yang-harus-anda-ketahui/
pengalaman pribadi saat menderita anyang-anyangan dan mengonsumsi Prive Uri-cran
cerita sahabat saat menderita anyang-anyangan (saya menulis kisahnya atas persetujuannya)



You May Also Like

57 komentar

Labels

Blog Archive

Pengikut