Mudik Lebih Nyaman Dengan Traveloka

by - Friday, September 21, 2018

pic source: pixabay.com
Tak terasa lebaran sudah beberapa bulan lalu meninggalkan kita. Bila ada yang bertanya pada saya tentang apa yang tersisa dari lebaran kemarin, maka jawabannya adalah kenangan indah bersama adik-adik saya. Ya, adik-adik saya memang tinggal jauh dari kota kami dan baru akan pulang kampung atau mudik pada saat-saat tertentu saja misalnya saat lebaran atau libur nasional yang waktunya cukup lama seperti libur kenaikan kelas (profesi adik-adik saya adalah guru).

Alhamdulillah, lebaran kemarin seluruh anak mama ngumpul dan merayakan idul fitri bersama-sama di Lombe (salah satu kecamatan di Kabupaten Buton Tengah). Banyak hal menarik yang kami lakukan bersama, apalagi kemarin adalah pertama kalinya mama bertemu dan memeluk cucu (anak adik saya yang tinggal di Ternate) yang selama ini hanya dipandanginya lewat sosmed dan aplikasi chatting saja, makin lengkaplah kebahagiaan itu.

Ngomongin mudik, entah mengapa saya kok tiba-tiba teringat pada masa-masa kuliah dulu yaa? Saat itu, transportasi yang digunakan untuk mudik belum sebanyak sekarang. Kota tempat saya kuliah (Makassar) dan daerah asal saya (Kota Baubau) hanya bisa ditempuh dengan jalur laut jadi kapal laut adalah satu-satunya alat transportasi yang saya gunakan setiap kali mudik lebaran atau pulang liburan semester.


Saat itu belum ada rute penerbangan dari dan menuju kota Baubau jadi jadwal mudik saya bergantung pada jadwal kapal laut. Belum lagi bila tiba musim mudik lebaran atau liburan semester, kapal laut dipenuhi lautan manusia. Lantaran banyaknya penumpang, hampir semua tempat di atas kapal dihuni oleh penumpang, bahkan di atas sekoci pun ada yang menempatinya. Saat itu saya sangat akrab dengan pemandangan orang tidur di lantai kapal hanya beralaskan tikar dari kulit semen. 

Hal lain yang akrab dengan penumpang kapal laut adalah antrian mengular dan berdesak-desakan saat naik ke atas kapal. Dibutuhkan fisik yang kuat saat akan naik ke atas kapal karena para penumpang berlomba untuk segera sampai ke atas tanpa memperdulikan orang lain. Tapi syukurlah beberapa tahun terakhir penumpang kapal laut tak lagi mengalami hal seperti itu. Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik karena jumlah penumpang kapal laut sudah dibatasi. 

Tapi yang lebih melegakan lagi adalah empat tahun terakhir ini sudah ada rute penerbangan dari dan menuju kota Baubau jadi para pemudik yang mau pulang lebaran atau liburan semester ke sini tak perlu lagi bersusah-susah mencocokkan jadwalnya dengan jadwal kapal laut. Mudiknya sudah lebih mudah dan cepat. 

Ngomong-ngomong tentang liburan semester, pada liburan semester bulan Desember nanti, adik saya dan istrinya yang saat ini tinggal di Ternate, berencana menghabiskan masa liburannya bersama mama di Lombe, lebaran kemarin mereka belum puas menikmati kebersamaan bersama mama, katanya.

arus balik lebaran kemarin

Ahhh, kebetulan banget nih, pada saat itu saya dan suami juga berencana meng-khitan anak kami, jadi pas bangetlah waktunya, adik saya bisa menghadiri acara khitanan keponakannya. 

Berbeda dengan lebaran kemarin yang naik kapal laut, mudik kali ini mereka memilih untuk naik pesawat saja karena anaknya agak rewel bila naik kapal laut. Mereka sudah mulai hunting tiket pesawat. Agaknya mereka berencana berangkat dari Ternate pada tanggal 22 Desember. Dan rencananya setelah tiba di Baubau, mereka tidak langsung ke rumah mama di Lombe (jarak Lombe dan Baubau ± 35 KM, dengan dua kali mengganti moda transportasi) melainkan akan menginap di hotel dulu untuk menghilangkan rasa penat sekaligus menikmati suasana kota Baubau. 

Dalam rencana kepulangannya Desember nanti, adik saya bertanya di mana sebaiknya ia memesan tiket pesawat? Ia juga bertanya hotel mana saja yang bagus untuk nginap di Baubau dan bagaimana cara booking hotelnya nanti. Mendengar pertanyaannya, segera saya sarankan untuk membuka aplikasi Traveloka. Saya jelaskan bahwa Traveloka punya produk booking tiket pesawat + hotel dalam satu paket. 

Mendengar saran saya, adik saya langsung mencoba untuk booking produk spesial dari Traveloka ini. Dan benar saja, setelah membandingkan harga antara memesan tiket pesawat + hotel secara terpisah di traveloka dengan pemesanan satu paket menurutnya memesan tiket pesawat dan hotel secara bersamaan lebih hemat dibanding memesan secara terpisah, bahkan hematnya bisa sampai 20% tanpa kode promo apapun.



Adik saya kaget melihat selisihnya, katanya selisihnya lumayan besar. Menurutnya nilai sebesar itu bisa dipakai sebagai salam tempel pada keponakannya yang akan dikhitan nanti, hehehe. Ia juga bilang bahwa memesan tiket pesawat + hotel dalam satu paket terasa lebih mudah dan hemat waktu. Oh iya, buat kamu yang penasaran dengan paket ini, boleh lihat di halaman ini yaa.

Saya bahagia mendengarnya berkata seperti itu, karena itu berarti ia puas dan percaya dengan apa yang saya rekomendasikan. Dan kalau sudah seperti ini, saatnya kami menunggu kedatangan mereka di bulan Desember nanti. Ahhh, membayangkan kedatangan mereka saja hati ini sudah bahagia.

Kalau kamu, apa yang kamu rencanakan untuk mengisi liburan di akhir tahun nanti, Teman? Yuk rencanakan liburanmu dari sekarang. Dan jangan lupa, agar biaya hotel + tiket pesawat lebih murah, pesanlah tiket pesawat + hotel dalam satu paket di Traveloka J

You May Also Like

40 komentar