Buka Puasa Hari Pertama Ramadhan 1440 H

by - Monday, May 06, 2019

pic source: pixabay.com

Yeay, tak terasa yaa hari ini adalah hari pertama kita berpuasa pada bulan ramadhan 1440 Hijriah. Bahagia banget rasanya masih diberi kesempatan menjalankan ibadah di bulan suci ini. Terlebih, sama seperti ramadhan delapan tahun silam, tahun ini saya pun menjalani ramadhan dalam keadaan hamil, hanya bedanya bila delapan tahun lalu kandungan saya baru 6 bulan, ramadhan kali ini usia kandungan saya sudah 8 bulan.

Lalu apakah saya ikut menjalankan ibadah puasa seperti delapan tahun lalu? Jawabannya adalah iya. Hari ini, Alhamdulillah saya kuat berpuasa dan seperti yang lainnya, saya baru berbuka saat adzan Maghrib berkumandang. Padahal saat sahur sempat diniatkan kalo siangnya tak sanggup bertahan, saya tak akan memaksakan diri untuk berpuasa.


Selain niat yang tulus, tekad yang kuat dan nutrisi saat sahur yang (insyaallah) tercukupi, saya rasa hal yang membuat saya sanggup bertahan menjalani puasa hari ini kemungkinan besar adalah kesibukan saya di kantor. Ya, sejak masuk hingga pulang kantor kerjaan seolah tak ada habisnya, jadilah saya tak menyadari waktu berlalu dengan cepat. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.30 WITA, waktunya pulang, yeay!

Pukul 16.30 WITA saya beranjak pulang ke rumah, namun karena di rumah tak ada makanan untuk berbuka, jadilah saya singgah di penjual takjil depan kantor untuk membeli takjil buka puasa. Di warung itu ada beberapa jenis takjil yang disediakan, di antaranya es pisang ijo, bubur kacang ijo dan aneka kue basah seperti dadar gulung, roko-roko unti dan roko-roko cangkuni. Takjil yang saya pilih adalah bubur kacang ijo, roko-roko unti dan roko-roko cangkuni.

Saat tiba di rumah, waktu berbuka masih satu setengah jam lagi, waktu yang lumayan cukup untuk masak makan malam. Namun apa daya, saat membuka kulkas tak ada bahan makanan yang bisa dimasak (untuk makan malam dan sahur saya dan adik memang berencana mau beli makanan jadi saja). Akhirnya waktu ngabuburitnya saya pakai untuk nonton drama korea saja, hehehe

Namun saat sedang asyik-asyiknya ngedrakor, adik tiba-tiba mengetuk pintu kamar saya dan memberi usul, menurutnya bagaimana bila kami tak usah beli makanan jadi untuk makan malam dan sahur tapi lebih baik ke pasar saja membeli lauk untuk dimasak? Saya langsung setuju dengan usulnya, kebetulan saya sedang mood untuk masak. Jadilah setelah shalat maghrib kami ke pasar membeli lauk yang akan saya masak untuk makan malam dan sahur.

Setelah shalat Isya saya dan adik menikmati masakan yang saya buat. Walau rasanya "apa adanya" dan cenderung tak enak, tapi saya puas menikmatinya. Raut wajah adik saya juga terlihat puas saat mencicipi masakan saya, bahkan ia sampai nambah, hehehe.

Itulah sekilas cerita tentang puasa saya di hari pertama ini. Semuanya biasa-biasa saja dan tak ada yang istimewa. Menu buka puasanya juga masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu berbuka dengan makanan yang manis yang saya beli dari penjual takjil.

Di hari pertama ini juga belum ada undangan berbuka dari teman-teman, hehehe. Kalau kamu, bagaimana cerita puasamu di hari pertama ini, Teman?



Baubau, 06 Mei 2019

You May Also Like

24 komentar

Labels

Blog Archive

Pengikut