#FinantierForBetterFuture; Angin Segar Bagi Masyarakat Unbanked Untuk Mendapatkan Pinjaman Modal

Mei 26, 2021

 
pic source: pixabay.com

Pernahkah kalian mendengar keluhan pedagang kecil atau UMKM yang tidak bisa meminjam modal di bank karena mereka tidak punya rekening bank? Saya beberapa kali mendengar "curhatan" itu, salah satunya dari tetangga mama yang memiliki warung kecil di depan rumahnya.

Si tetangga, sebut saja namanya Jingga, berniat meminjam uang di bank untuk memperluas warungnya sekaligus untuk menambah modal usahanya namun bank menolaknya dengan alasan Jingga tidak punya rekening bank.

Sedih yaa harus mendengar cerita seperti ini? Orang mau maju dan meningkatkan taraf hidupnya kok dipersulit, huhuhu. Dan yang lebih menyedihkan lagi, ternyata orang-orang seperti Jingga ini banyak. Punya usaha yang tergolong UMKM, tapi tidak dapat mengajukan pinjaman bank untuk bisnisnya.

Bank menolak pelaku UMKM ini bukan karena mereka tidak layak mendapatkan pinjaman melainkan karena bank tidak dapat melakukan pemeriksaan latar belakang keuangan mereka sehingga bank tidak memiliki cukup informasi mengenai para pelaku usaha ini. Dan dengan demikian, jelaslah sudah hal ini dapat menjadi penghambat majunya usaha para pelaku UMKM ini karena kekurangan modal.

Fyi, Indonesia memiliki salah satu konsentrasi UMKM tertinggi di dunia. Lalu bagaimana kita dapat menyediakan layanan keuangan yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan mereka? Terutama untuk UMKM yang tidak punya akses ke bank. Tentunya menyediakan layanan keuangan bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank bukanlah tugas yang ringan. Asal tahu saja, di Indonesia, hampir 140 juta orang (atau setengah dari jumlah populasi manusia di negara ini) tidak memiliki akses ke layanan perbankan.




Karena itulah dibutuhkan sebuah terobosan yang dapat menyediakan layanan keuangan yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan para pegiat UMKM yang tidak punya rekening bank ini. Hal ini melecut semangat para fintech untuk menciptakan inovasi demi memecahkan masalah ini, salah satunya adalah Finantier.


Apa itu Finantier?

Finantier adalah salah satu teknologi finansial yang didirikan dengan tujuan menyediakan infrastruktur dan data yang dibutuhkan oleh bisnis dalam membangun produk finansial di zaman digital ini. Finantier memiliki konsep open finance yakni pertukaran data keuangan konsumen yang disetujui dan diamankan antara lembaga keuangan, guna menghubungkan kumpulan data tersebut dengan kumpulan data lainnya. Hal ini memungkinkan data pribadi konsumen diproses dengan cara yang menguntungkan.

Dengan sistim open finance, dapat memudahkan fintech platform dan lembaga keuangan lainnya untuk lebih memahami konsumen dan meningkatkan akses keuangan bagi mereka, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank (unbanked) di Indonesia. Masyarakat atau UMKM yang tidak punya rekening bank namun menggunakan smartphone dan memiliki dompet digital tetap bisa mendapatkan fasilitas perbankan. Hal ini diharapkan bisa mempercepat terwujudnya cita-cita bangsa yakni terwujudnya inklusi keuangan

Finantier membuat platform fintech dan institusi keuangan bisa berkolaborasi dengan aman untuk memberikan konsumen keleluasaan, kenyamanan, dan keamanan dalam memanfaatkan data finansial milik mereka.

Salah satu produk Verifikasi Identitas milik Finantier, dapat mengumpulkan data lebih dari 95% platform keuangan di Indonesia untuk memungkinkan perusahaan memverifikasi identitas penggunanya dengan cara yang lebih cepat dan efisien. Produk ini pun dapat membantu perusahaan untuk memvalidasi identitas konsumen meskipun tidak memiliki rekening bank dengan mengakses data platform keuangan alternatif seperti pemberi pinjaman P2P.

Hal ini sangatlah memudahkan para konsumen untuk mengakses layanan keuangan yang sebelumnya hanya tersedia bagi mereka yang memiliki rekening bank. Jadi tidak ada lagi diskriminasi bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank. Dengan adanya Finantier, seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan keuangan perbankan.
 



Kehadiran Finantier menjadi angin segar bagi pelaku UMKM seperti Jingga. Jingga yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan menikmati pinjaman modal dari bank, kini bisa bernapas lega karena pihak bank sudah dapat mengakses latar belakang data keuanganya. Itu berarti ia sudah bisa mengajukan pinjaman modal ke bank untuk menambah modal dan memperluas usahanya.

Dengan menempatkan kembali manfaat data pribadi ke tangan masyarakat secara individu, Finantier memungkinkan perusahaan maupun lembaga keuangan lainnya mampu untuk menciptakan kemajuan pertumbuhan ekonomi secara signifikan bagi seluruh penduduk di Indonesia.
 


Lakudo, 26 Mei 2021


You Might Also Like

12 Comentarios

  1. Alhamdlillah ada layanan seperti finantier, ya Mbak. Jadi bisa membantu rakyat yang niat usaha, tatapi tidak memiliki data diperbankan.

    BalasHapus
  2. Yang unbanked ini memang jadi kesempatan bagus, sehingga mencari modal untuk meluaskan bisnis tak lagi kesulitan

    BalasHapus
  3. Begitu mudahnya dan gampang kalau ada tambahan modal usaha sehingga umkm juga berkembang dengan adanya finantier

    BalasHapus
  4. Dow begitu diterangkan Mbak Ira, saya langsung paham peranan Finantier

    ternyata bagus banget ya?

    karena mayoritas UMKM kita keuangannya kacau, gak pernah dicatat dan campur aduk dengan pengeluaran pribadi

    Finantier datang memberi solusi ya?

    BalasHapus
  5. 140 juta seharusnya bisa jadi angka potensial sekiranya ada cara menjangkau mereka. Kalo bank konvensional udah gak bisa karena berbagai syarat yg menghambat, wajar jika fintech mau menjadi andalan masyarakat kita yg unbanked. Tantangan ya adalah perusahaan fintech harus mampu di over teknologi dan sistem mumpung yang bisa menjamin dna meningkatkan user experience pelanggan. Finantier bisa melakukan itu. Mereka sangat dibutuhkan fintech-fintech lokal, khususnya yang bergerak di bidang P2P Lending.

    BalasHapus
  6. memang benar sekali UMKM tidak mengetahui bahwa keuanganya UMKM harus terpisah sehingga tidak tercampur dengan uang pribadi. untung ada Finanlier sebagai solusinya

    BalasHapus
  7. FINANTIER ini bisa dianggap sebagai penjembatan antara publik dan lembaga keuangan ya Mbak. Fasilitator data yg akurat agar isu unbanked bisa terpecahkan

    BalasHapus
  8. Salah satu cara supaya usaha cepat berkembang ya harus punya modal cukup.

    Karena sekarang banyak pinjol, ya harus digunakan dengan bijak

    BalasHapus
  9. senangnya sudah ada finantier ini
    pelaku umkm bisa mengembangkan usahanya

    BalasHapus
  10. menarik juga finantier membantu umkm mungkin suatu saat akan coba

    BalasHapus
  11. Menarik nih appnya. Tapi data kita yang ada di sini aman kan ya? Agak serem sekarang karena bukan hanya uang yang bisa dicuri, tapi data juga bisa huhuhu.

    BalasHapus
  12. Jingga sudah tahu kabar baik ini Kak? Pasti senang ya dia kalau bisa akses pinjaman tuk modal usahanya di Finantier :)

    BalasHapus

Terimakasih sudah membaca tulisan saya, jangan lupa tinggalin komennya yaa ;)

Recent Comments

`

Recent Posts